Pengenalan
Daftar Blog Lainnya
tes widget
Alexa Rank

Banjir di Mana-mana, Waspadai Penyakit Ini

Air yang menggenangi rumah dan lingkungan serta harus tinggal bersama-sama di tempat penampungan tentu bisa menimbulkan berbagai macam penyakit yang menyerang warga, terlebih dalam kondisi seperti ini umumnya sistem kekebalan tubuh menurun.
 
"Banjir ini sangat sangat ini ya oleh karena pertama menyebabkan penyakit-penyakit yang seperti batuk pilek berkepanjangan, tetapi juga diare banyak sekali, kalau berat ya bisa sampai ke paru-paru," ujar Menkes dr Nafsiah Mboi disela-sela acara konferensi pers Natal Nasional 2012 di JCC, Jakarta, Rabu (26/12/2012).
 
Lebih lanjut Menkes menuturkan ada juga penularan-penularan penyakit oleh karena diare yang diakibatkan keadaan dan lingkungan yang tidak higienis. Petunjuk Kemenkes kepada masyarakat adalah waspadai apa yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit.
 
"Tim-tim tenaga kesehatan yang sudah terlatih, di semua titik-titik rawan banjir dan bencana sudah disiapkan supaya secepat mungkin melakukan upaya pencegahan dan promosi kesehatan supaya tidak banyak terjadi penularan penyakit," ungkap Menkes.
 
Selain batuk, pilek dan diare, berikut ini beberapa penyakit yang sebaiknya diwaspadai ketika sudah memasuki musim banjir, yaitu:
 
1. Penyakit demam berdarah
Musim hujan biasanya diiringi dengan peningkatan perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah, karena banyaknya kaleng bekas, ban bekas dan tempat lain yang terisi air sehingga terjadi genangan.
 
Jika populasi nyamuk ini meningkat maka risiko penularan juga makin tinggi, karenanya masyarakat diharapkan tetap aktif melakukan pencegahan melalui 3M yaitu mengubur, menguras dan menutup tempat penyimpanan air.
 
2. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
Penyebab dari penyakit ISPA ini bisa akibat bakteri, virus dan berbagai mikroba lainnya. Gejala yang muncul biasanya berupa batuk dan demam, tapi jika kondisinya berat bisa disertai dengan sesak napas dan juga nyeri dada.
 
3. Penyakit dan infeksi kulit
Ketika terjadi banjir maka kebersihan menjadi tidak terjaga dengan baik, serta ditambah dengan banyaknya orang yang berkumpul di satu tempat misalnya posko pengungsian yang turut berperan dalam penularan infeksi dan penyakit kulit.
 
4. Penyakit leptospirosiss
Di Indonesia penyakit ini disebabkan oleh bakteri leptospira dan ditularkan melalui kotoran serta air kencing tikus. Pada saat banjir maka tikus yang tinggal di lubang tanah akan keluar dan berkeliaran, sehingga kotoran dan air kencingnya bercampur dengan air banjir.
 
Jika seseorang ada luka dan terkena air yang mengandung bakteri leptospira maka ia bisa terinfeksi dan jatuh sakit. Untuk mencegahnya, hindari bermain air saat banjir, gunakan pelindung seperti sepatu dan segera berobat ke petugas kesehatan bila sakit dengan gejala panas tiba-tiba, sakit kepala serta menggigil.
 
Untuk itu masyarakat diingatkan agar senantiasa menjaga perilaku hidup bersih sehat, makan yang baik dan bersih, istirahat yang cukup serta biasakan melakukan cuci tangan menggunakan sabun.
 
Sumber:
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Rabu, 26 Desember 12 - 22:33 WIB
Dalam Kategori : HEALTH, WASPADA PENYAKIT DIMUSIM HUJAN
Dibaca sebanyak : 1272 Kali
Rating : 1 Bagus, 0 Jelek
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback